|
|
|
Anting-anting ini didisain dengan penuh imajinasi untuk menunjang penampilan pada acara-acara khusus. Anting-anting ini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan pakaian yang dikenakan. Selain itu anting-anting ini mempunyai daya tarik tersendiri yang terdapat pada bentuk, bahan pembuatnya, dan batu permata yang menghiasi anting-anting ini. Disain dasar dari anting-anting ini bermacam-macam. Ada yang mempunyai disain dasar berupa stud earrings, drop earrings, hoop earrings, maupun dangle earrings. Walaupun mempunyai bentuk dasar tersebut, namun anting-anting ini mempunyai daya tarik tersendiri yang tidak terdapat pada disain-disain tersebut secara umum. |
|
Read more...
|
|
|
Disain dari anting-anting ini seakan-akan mengalir dari bawah ke atas dengan panjang mencapai satu hingga dua cm. Anting-anting ini terpasang pada daun telinga dengan menggunakan benang tipis yang kuat, yang menyatu pada pada kait yang terdapat di bagian belakang anting-anting ini. |
|
Read more...
|
|
|
Berbeda dengan stud earring, bentuk dari anting-anting ini lebih menyerupai cincin. Anting-anting ini mempunyai bentuk yang bulat, dengan salah satu bagian yang lebih kecil untuk mengkaitkannya dengan daun telinga. Dengan bentuknya yang bulat, anting-anting ini mudah terlihat, baik dari samping maupun dari depan. |
|
Read more...
|
|
|
Anting-anting ini mempunyai karakteristik utama pada penampilannya. Jika dilihat dari depan, maka anting-anting ini terlihat sebagai suatu disain yang seakan-akan menempel pada daun telinga. Anting-anting ini menggunakan clutch sebagai penguncinya pada bagian belakang daun telinga. Pengunci ini mempunyai fungsi sebagai penahan dari anting-anting tersebut, sehingga tidak mudah jatuh atau terlepas dari telinga. Apalagi jika anting-anting ini menggunakan batu permata sebagai hiasannya, atau terbuat dari logam mulia. |
|
Read more...
|
|
|
|