Berlian Imitasi | Berlian Imitasi |
|
|
|
|
Melambungnya harga berlian original yang semakin diminati masyarakat diseluruh dunia membuat lahirnya berlian imitasi. Material yang terkandung didalam berlian ini sangat berbeda dengan berlian sintetik. Meskipun bisa dibilang hampir sama-sama termasuk berlian buatan, berlian imitasi lebih mendekati kategori palsu. Sesungguhnya, sudah lama berlian imitasi ini ada, ratusan tahun yang lalu. Berlian imitasi biasa dikenal dengan nama Zircon. Merupakan berlian yang dikombinasikan dari berlian asli. Tim Geologi pernah membandingkan berlian asli, berlian sintetik, dan berlian imitasi. Mereka hampir tidak bisa membedakannya jika hanya dilihat secara kasat mata. Awal mula naik daunnya berlian imitasi adalah ketika akhir abad 20an. Saat itu Moissanite yang dikenal sebagai pembuat perhiasan, membuat berlian imitasi Superior yang kemudian menjadi populer karena banyak juga peminatnya. Moissanite berusaha membuat terobosan baru meskipun harus mengeluarkan cost yang tinggi dan dengan hanya hasil yang terbatas. Walaupun sempat tidak diterima oleh para pemilik toko perhiasan. Ternyata berlian imitasi ini pun dapat beredar dipasaran, karena tetap memiliki nilai jual. Hanya saja, nilainya jauh lebih murah dari pada berlian asli. Jika dilihat dari segi Spesific Grafity (SG) atau kepadatan grafitasi berlian asli 3,52 secara konstan, sedangkan berlian imitasi sangat jauh dari ini. Tingkat kekerasan berlian ini masuk dalam tingkat 7-8. Warna pada berlian imitasi hampir mendekati sempurna. Kebanyakan berwarna kuning dan kecoklatan. Karena mirip dan hampir sempurna seperti berlian asli, nilai warnanya “D” berdasarkan terminologi warna berlian. Warna-warna lainnya seperti putih, hitam, biru, hijau, dan lain-lain juga sangat mirip denang berlian asli. Umumnya, berlian imitasi diberi warna-warna seperti Quartz, Topaz, dan Beryl (goshnite). Potongannyapun sangat mirip seperti berlian asli. Biasanya berbentuk seperti segi tiga dan segi empat dengan penampakan sketsa kristal yang bagus. TABEL PENILAIAN BERLIAN
|
|||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||||







